Pelayanan kepada Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP)/ Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

Pelayanan kepada Orang Dengan Disabilitas Psikososial (ODDP)/Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) berawal dari sebuah keprihatinan yang dalam terhadap realitas di tengah-tengah Masyarakat sekitar kita. Di berbagai sudut jalan tampak orang-orang dengan pakaian compang-camping, berjalan tanpa arah, dan seringkali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Mereka adalah saudara-saudara kita yang hidup dalam pergumulan batin dan keterasingan gangguan jiwa. Sementara itu, data WHO menunjukkan bahwa jumlah orang dengan gangguan jiwa terus meningkat setiap tahunnya, namun perhatian dan kepedulian terhadap mereka masih sangat terbatas.

Melihat kenyataan tersebut, Biro Diakonia Sosial/Caritas dan Emergency HKBP tergerak untuk mewujudkan kasih Kristus secara nyata melalui pembukaan program “Pelayanan kepada Orang dengan Gangguan Jiwa” (ODGJ). Langkah ini lahir dari kerinduan dan panggilan iman untuk menghadirkan damai sejahtera Allah bagi seluruh ciptaan-Nya, sebagaimana tertulis dalam Yeremia 29:7, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”

Pelayanan ini dimulai melalui diskusi dan pergumulan bersama di antara para pelayan Biro Diakonia Sosial/CE HKBP yang memiliki kepedulian, empati, dan kemampuan di bidang pelayanan sosial. Dari percakapan sederhana yang lahir dari hati yang peduli, tumbuhlah tekad bersama untuk melayani dan memulihkan martabat orang-orang yang kerap dilupakan oleh masyarakat.

Sejak 27 Agustus 2021, pelayanan ini resmi dimulai di Kantor Biro Diakonia Sosial/Caritas dan Emergency HKBP melalui ibadah pembukaan sebagai bentuk penyerahan dan pengharapan kepada Tuhan atas pelayanan yang akan dijalankan. Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pengantaran makanan sehat kepada para ODDP yang hidup di jalanan. Pada saat itu, makanan yang dibagikan berjumlah 15 kotak nasi, yang dimasak secara mandiri oleh komunitas “Ina Na Mabalu” — kelompok ibu-ibu janda yang juga dilayani oleh Biro Diakonia Sosial/CE HKBP.

Pengantaran makanan ini bukan sekedar bentuk kegiatan sosial, tetapi menjadi langkah awal membangun relasi kemanusiaan dengan para ODDP, sekaligus cara untuk mendekati, mengenal, dan memahami mereka dengan kasih dan empati. Melalui sentuhan sederhana berupa makanan dan sapaan penuh kasih, para pelayan belajar melihat wajah Kristus yang hadir di tengah penderitaan dan kesepian mereka.

Kemudian, pada 23 Mei 2022, pelayanan ODDP resmi dipindahkan dari kantor Biro Diakonia Sosial/CE HKBP ke Jl. Viyata Yudha No. 52, Pematangsiantar. Tempat pelayanan ini diberi nama “Rumah Cermin”, singkatan dari Charity, Empathy, Rehabilitation, and Ministry. Nama ini mencerminkan semangat dasar pelayanan — menjadi cermin kasih Kristus yang memancarkan kasih, empati, pemulihan, dan pengabdian bagi mereka yang terpinggirkan.

Kegiatan:

  • Pengantaran nasi 2 kali sehari (makan siang dan sore) didua grup
  • Pendampingan Pastoral kepada keluarga ODDP dan ODDP itu sendiri yang dilakukan sekali seminggu atau lebih jika diperlukan
  • Mengunjungi keluarga yang tinggal dengan ODDP, memotivasi dan memberi informasi, memberikan dukungan dan penguatan kepada penderita ODDP.
  • Memberikan pakaian bagi yang telanjang dan sudah compang camping, mencukur rambut bagi yang mau, menganjurkan mandi, memotong kuku, dll
  • Memberikan pengobatan kulit dan juga memediasi jemaat (medis) mengobati ODDP yang sakit
  • Mengadakan FGD (Forum Grup Diskusi) tentang ODDP Dimana pada tanggal 22 Maret 2022 lalu telah dilakukan untuk pertama sekali dan akan berlanjut kemudian.
  • Menjalin kerjasama dengan Lembaga-lembaga sosial, distrik, resort dan huria didalam maupun diluar negeri dan pemerintah.
  • Gerakan 1500 susu untuk ODDP dan HKBP California

Live in dan studi banding bagi pelayan ODDP